Tak bisa tinggal diam, Marco segere memotong langkah karyawan lain yang kebetelun melintas. "Pak Agung, saya pinjam mobil anda. Ini penting, saya minta tolong," ucap Marco sembari melirik ke mana perginya mobil Adityam "Ini, pakai saja Pak Marco, sedan silver nomor platnya B 1334 NR, di pojok sana Pak Marco," tunjuk Agung agar pria itu tak lagi mencari dengan susah payah. "Baik, terima kasih Pak." Marco segera berlari menuju mobil manager keuangan itu dan tanpa berputar-putar Marco langsung menemukan mobil itu kemudian melajukan mobilnya mengejar Aditya. Ia tak bisa membiarkan Aditya mengemudi saat pikirannya kacau. Sementara di sisi lain, Anggi masih menangis sesegukan di ruang kerja Aditya. Dadanya terasa sesak berikut oksigen yang seolah hilang begitu saja membuatnya pernapa

