Mataku tanpa sengaja menatap ke arah koridor kelas yang ada di sebrang taman, seorang cowok yang sangat familiar sedang menatapku dan melambaikan tangannya ke arahku. Aku membalasnya dengan senyuman, kemudian dia melanjutkan jalannya bersama teman-temannya tang lain. Tapi sebelum pergi, dia sempat mengangkat tangan kirinya yang sedang menggenggam ponsel lalu menunjukkan ya dengan tangan kanannya. Aku sama sekali tidak mengerti dengan maksudnya. Tapi, belum sempat aku mencerna semuanya, tiba-tiba bel masuk berbunyi, aku dan Niko pun bergegas untuk kembali ke kelas. Drrt Drrt Ponsel yang ku letakkan di saku jaket jins-ku bergetar, menandakan ada pesan yang masuk, aku merogohnya dan menemukan satu notif pesan yang masuk. From : Kak Axel Nanti pulang bareng, mau? Aku membelalakkan m

