"Astaga... Lo berdua kenapa bisa bawah kuyup gini? Teriakan Lusi melengking dengan sempurna ketika aku dan Niko memasuki kantin dengan keadaan basa kuyup. Gadis itu menggeleng heran sembari menatap kami bergantian. Niko menuntunku duduk di kursi kantin, lalu entah darimana dia mendapatkan sebuah handuk yang di gunakannya untuk mengeringkan rambutku. Dia hanya diam dan dengan telaten mengeringkan rambutku yang sudah lepek tak karuan. Lusi mulai mengoceh panjang lebar, bertanya mengapa kami dengan santainya bermain hujan-hujanan di tengah lapangan basket. Setelahnya protes bagaimana setelah tindakan ini kami jadi sakit. Lalu terakhir dia memperingatkan kami untuk sebaiknya izin saja untuk pulang. Jangan lupa makan dan minum obat, titahnya yang di balas anggukan oleh ku dan Niko. "Lo ber

