Apartment Nathan NATHAN Saat aku kembali aku mendapati Nia sedang menangis dengan kencangnya. Aku segera menggendongnya tidak peduli aku belum membersihkan tubuhku. Wajahnya sudah memerah karena terus menangis. “Udah ya anak daddy jangan nangis” aku terus menggendongnya sambil mengusap-usap punggungnya Mba Ati bilang Nia tiba-tiba menangis, tidak tau kenapa. Setelah lelah menangis Nia tertidur, aku segera membersihkan diriku. Saat aku sudah selesai mandi aku mendapati Endrew diruang tamu. “Ngapain lo?” “Lihat tuh” ucap Endrew dengan telunjuk menghadap ke TV Aku kaget mendapati wajah Jenny di layar TV itu, mengatakan pada public kalau dia membohongiku mengenai kehamilannya. Tapi untuk apa dia membagikannya ke public. “Apa-apaan sih Jenny” “Maksud lo apaan sih?”

