Aku sudah mencoba berulang kali. Ternyata, membuat sayap ini bekerja sesuai dengan keinginan hati ini memang tidak mudah. Aku tidak langsung bisa mengendalikan sayap yang baru saja muncul di punggungku. Bahkan, Ratu pun mulai terlihat lelah melihat aku yang masih saja terjatuh saat mencoba untuk terbang. “Maaf yang mulia. Tuan Rioyen menunggu anda di depan.” Tiba-tiba, seorang pengawal membawakan sebuah pesan. Perasaanku mulai tidak enak setelah mendengar hal itu. Pasti akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Semangatku untuk terus berlatih tiba-tiba saja menghilang. “Sayang, apakah kamu masih lama?” Ratu bertanya seakan dia mau pergi meninggalkan aku sendiri di sini, jika aku masih membutuhkan waktu lama untuk berlatih. “Mmmm....” Tentu saja, aku tidak mau menjawabnya. Aku memang

