BAB 40

1754 Kata

Aku mencoba mengikuti yang dikatakan pohon roh itu. Aku harus lebih fokus dengan apa yang sedang aku kerjakan. Aku jangan memikirkan hal lain dulu saat melatih diri untuk terbang. Aku berusaha untuk tidak memikirkan apa pun. Aku terus merasakan sesuatu yang bergerak di punggungku. Sungguh perasaan yang sangat aneh. Rasa gatal dan panas yang aku rasakan, saat sayap itu bergerak- gerak. Ini benar- benar pengalaman pertama. Tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa manusia akan memiliki sayap seperti ini. “Hei... mau sampai kapan kamu memejamkan mata seperti itu.” Aku mendengar pohon tua itu berteriak kepada diriku. Aku juga merasa, suara pohon itu terdengar sangat jauh. Aku pun membuka mata ini secara berlahan. Awalnya, aku belum sadar dengan yang sedang terjadi. Aku melihat jauh ke depan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN