“Moyline... kamu cantik banget hari ini. Bahkan, bajumu ini membuat aku semakin menginginkan dirimu,” kata Fesaint sambil menarik tali bajuku. “Kak... jangan....” Aku mencoba mengingatkan Fesaint agar tidak melakukan hal ini. Tetapi, dia masih tetap menciumi leherku. Bahkan, sesekali juga juga menggigit lembut telinga. Dia juga membisikan sesuatu yang membuat tubuh ini semakin terkulai. Bagaimana ini? Bagaimana cara aku menolak semua rangsangan yang dibuat oleh Fesaint. Sedangkan, tenaga untuk mendorong tubuh kekar Fesaint hilang entah kemana. Aku sangat kesulitan terjebak di dalam tubuh perempuan ini. Aku tidak mungkin hanya diam saja dan menerima begitu saja. “Tolong... kak. Jangan... aaahhh....” Aku bingung harus menuruti yang mana. Melarang, namun masih juga mendesah menikmati se

