Perhatian Mereka

1998 Kata

Ayah membuka pintu mobil untuk melihat sang anak. "Bawa barangnya ke dalam ya Bang," ujar Ayah. "Ayah mau ngapain?" tanya Baizhan karena melihat sang ayah yang ingin mengangkat sang adik. "Bawa adik kamu masuk, apa lagi?" Ayah mengerutkan kening menatap anak keduanya itu. Baizhan akan sangat melarang, ayahnya tidak semudah dulu lagi. Umur ayahnya bahkan sudah memasuki enam puluh lima tahun. Fisik dan tenaga tidak akan sekuat saat berusia 40 tahun. "Jangan, bangunin aja." "Adik kamu capek," jelas Ayah karena tidak tega membangunkan sang anak. "Aku tahu, tapi tetap aja Yah. Ella bukan anak SD lagi. Dia sudah besar dan pastinya berat." Ayah tertawa kecil. "Bagi Ayah kalian semua masih anak kecil." Baizhan tidak bisa membantah hal tersebut. "Biar aku yang angkat," ujar Baizhan pada akh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN