34. Akhir dan Ikhlas

1422 Kata

Tak kan pergi sesuatu yang indah, kecuali akan datang sesuatu yang lebih indah. -Hawaisya202- *** Icut tidak bisa menahan kelegaannya saat melihat sosok lelaki yang diam-diam ia rindukan berada di hadapannya saat ini. Ia langsung menghambur dalam pelukan lelaki itu. Ia menangis sesenggukan, tidak peduli jika orang lain menganggapnya seperti anak kecil. Ia hanya butuh Haykal. Saat pertama kali ibunya mengatakan bahwa Haykal berada di rumah sakit dengan wajah kalut, ia pikir sesuatu telah terjadi pada suaminya. Yang pasti bukan berhubungan dengan profesinya sebagai dokter. Ia telah salah paham pada lelaki itu, pada masa lalunya. Namun, ia menangis bukan karena hal itu, melainkan karena Haykal ternyata baik-baik saja. Ia kira suaminya itu kecelakaan. "Argan di dalam ...." Icut baru tah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN