Ponsel Bella berdering keras. Noah menggerutu karena tidurnya terganggu. Bella menatap layar ponselnya—Carry. “Halo, Carr, ada apa?” tanya Bella dengan suara berat. “Bell, hari ini ada klien dari New York. Dia seorang CEO perusahaan multimedia. Astaga... dia sangat tampan!” Bella menebak kalau Carry sedang membayangkan wajah tampan CEO itu. “Terus?” tanya Bella acuh tak acuh. Lengan Noah melingkari lehernya dengan sebelah kaki yang menaiki kakinya. “Kau tahu aku suka gugup kalau berhadapan dengan pria tampan yang baru kukenal.” “Carry, masalahnya apa?”Bella mencoba mencerna perkataan Carry. CEO perusahaan multimedia datang ke toko bridalnya yang sederhana. Mata Bella terbuka sepenuhnya. “

