POV Author Tanpa menunggu lagi, Gusti langsung berlari ke IGD untuk melihat Zia. Jika benar adalah Zia yang dimaksud suster tadi adalah Zia istri sirinya. Seorang wanita bed satu, dua, dan tiga berisi oleh lelaki paruh baya yang ditemani anak dan istrinya. Gusti menyusuri satu per satu bed mencari sosok Zia. Punggung seorang wanita berambut pendek nampak di depan matanya. Kaki kanan wanita itu sangat bengkak tepat di bagian mata kaki, persis dengan luka Rani. "Zia," panggil Gusti pelan. Sontak Zia menoleh dan terbelalak melihat kehadiran suaminya. Bagaimana Mas Gusti bisa tahu aku di sini? Batin Zia. "Ada apa ya?" tanya Zia sembari menetralkan rasa terkejutnya. "Kamu sakit?" tanya Gusti polos. Zia tertawa, lalu matanya mengarah pada kaki kanannya. "Menurut Mas, apa saya baik-baik

