Pertemuannya dengan Ayden membuat Irina ingin pergi menghindarinya, ia mulai membereskan barang-barangnya untuk pergi ke Paris. “Kau sedang apa?” “Aku akan kembali ke Paris.” “Apa karena Ayden?” Irina menatap Jirex yang tengah duduk di sampingnya. “Kalau kau memang sudah tidak memiliki perasaan untuknya harusnya kau bersikap biasa saja, apa lagi Ayden sudah bertunangan dengan wanita lain. Mungkin dia juga sudah tidak memiliki perasaan apa pun kepada mu.” Irina merasa tertampar dengan ucapan Jirex, ia hanya diam tak bisa menjawab ucapan Jirex. Jirex lalu menarik koper Irina dan menyusun kembali pakaian Irina ke dalam lemarinya. “Tetaplah di sini, kau harus membuktikan perkataan mu jika kamu benar-benar sudah tidak memiliki perasaan untuk dia.” Jirex lalu pergi meninggalkan Irina send
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


