Baraq dan Kenan mangantar Ayden dan Gin untuk pergi ke Paris, mereka akan tinggal di mansion yang dulu pernah menjadi tempat tinggal mereka. Kenan memberi tahu Ayden tempat rahasia mereka dan tempat penyimpanan senjata. “Wah, apa mom masih bergabung dengan kalian?” “Tidak, semenjak dia melahirkan mu sampai saat ini dia hanya duduk di balik layar saja. Kau tau sampai saat ini aku belum perah menemukan lagi wanita yang pandai segalanya seperti dia.” “Dulu aku pernah melihat mom menembak seseorang yang berniat menculik ku, saat itu mo cerita siapa dia yang sebenarnya. Tapi aku sangat bangga memiliki mom sepertinya.” “Dia wanita yang hebat,” Kenan menepuk bahu Ayden lalu keluar dari ruangan tersebut di ikuti Ayden. Setelah memberi tahu Ayden dan Gin tentang sistem keamanan mansion, mereka

