Extra Part 13

1940 Kata

Ayden tengah di rawat intensif luka di perut dan kepalanya cukup parah membuatnya tak sadarkan diri, Gin terus menemani Ayden bersama Baraq dan Kenan. Tak lama beberapa perawat dan dokter masuk ke ruangan Ayden dengan tergesa-gesah. Baraq menghentikan langkah salah satu perawat di sana. “Apa yang terjadi?” “Pasien bergerak, kami akan memeriksa keadaan pasien.” Baraq kemudian melepaskan tangan perawat tersebut lalu kembali melihat Ayden dari kaca. “Dari mana mereka tau kalau Ayden bergerak?” “Dari alat yang di pasang di tangan Ayden, ketika tangan Ayden bergerak akan muncul suara di ruangan para perawat.” “Oh,” ucap Baraq polos. Salah satu perawat keluar dan berbicara dengan Kenan, “ Apa di antara kalian ada yang bernama Irina?” “Irina,” Kenan, Baraq dan Gin hanya diam karena mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN