Bandara Tokyo Yuki hanya diam menatap Saya yang naik pesawat menuju New York. Ia sudah mempersiapkan segala keperluan Sana selama tinggal di sana. Yuki memilih tinggal di Tokyo untuk membalas perbuatan jahat Yamamoto terhadap Sana dan dirinya. Ia kemudian mengeluarkan ponselnya menghubungi Ayden. Beberapa kali ia coba menghubunginya namun tidak di angkat, akhirnya Yuki memberanikan diri untuk datang ke rumah Gin mendatangi Ayden. Ting tong, ting tong. Yuki mengenakan masker dan topi agar anak buah Yamamoto tidak mengenalinya. Ia kembali memencet bel karena sama sekali tidak ada yang membuka pintu. Cklek. “Hm, kau siapa?” “Apa Ayden ada?” Yuki membuka sedikit maskernya agar Gin melihat wajahnya, Gin kemudian membuka pintunya dan menyuruh Yuki untuk masuk ke dalam. Yuki mengikuti lan

