Sekali lagi Tara membulatkan mata, tidak percaya dengan apa yang didengarnya dari mulut Vian. Benarkah Andre sudah mengatakan semua padanya, dan dia menyetujui? Bukan hanya setuju, Vian juga mendukung seratus persen ide Andre. "Why?" Hanya pertanyaan itu yang keluar dari mulut Tara. Sementara matanya masih tak berkedip menatap Vian. "Because it's a really good idea (Karena itu ide yang sangat bagus)," jawab Vian. "Agree with you!" Farrel mengacungkan ibu jari di depan Vian. "Setuju, Vi. Be a smart woman, who does not only rely on ego, but also heart and mind (Jadilah perempuan yang cerdas. Yang tidak hanya mengandalkan ego, tetapi juga mengandalkan hati dan pikiran)." Tara kembali mengerjap. Dari mana Farrel mendapatkan kata-kata seperti itu. Sangat mengena di hati. "Vian percaya sa

