Sehari, dua hari. Rasanya benar - benar seperti deja vu. Mereka benar - benar mengalami ini lagi. Rori kembali tidak sadarkan diri dalam waktu yang lama. Hingga dokter kembali memberi vonis koma. Mereka hanya bisa pasrah sebenarnya. Menyerahkan hidup dan mati Rori sepenuhnya hanya pada Tuhan. Yang mereka sesali adalah, dalam beberapa hari ini, ketika kondisi Rori sudah cukup membaik, mereka belum sempat memberi Rori banyak kebahagiaan. Mereka pikir akan melakukannya nanti ketika Rori sudah rilis dari rumah sakit. Mana mereka menyangka hal seperti ini akan kembali terjadi. Rori sudah dikembalikan ke kamarnya. Semua orang lelah. Mereka beristirahat dengan cara mereka sendiri. Belum ada obrolan berarti di antara semuanya. Karena mereka masing - masing butuh waktu untuk mempercaya
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


