Berharap yang Terakhir

1083 Kata

Lelaki itu belum mengabari siapa pun. Ia masih belum percaya ini semua terjadi. Bayang - bayang Rori yang kesakitan dan kejang - kejang hebat masih berputar - putar di otaknya.    Ketika tim medis datang, ia dituntun keluar oleh salah seorang suster. Ia tidak diperkenankan ada di dalam sana. Ia harus menunggu di luar. Dan sampai sekarang, sudah satu jam lamanya. Belum ada tanda - tanda salah satu dari mereka akan keluar.    Ingin mengabari Alona, tapi ia tak sampai hati. Hati Alona bahkan belum sembuh karena kondisi memprihatinkan Rori saat itu. Dan sekarang harus ditambah lagi?    Tapi jika tidak dikabari sekarang, lalu kapan? Bukankah pada akhirnya Alona juga akan tahu? Justru Alona akan merasa lebih buruk jika lagi - lagi ia tahu belakangan.    Ia memutuskan untuk menunggu 30 menit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN