Keesokan harinya, tibalah waktu di mana Stella telah mengabarkan kepada Marco kalau dia akan mengunjungi makam Tasya. Tentu saja, Marco ingat betul dengan pesan yang telah dikirimkan oleh Stella kemarin, meskipun dia tidak memberi balasan kepadanya. Alhasil, Marco bersikap biasa saja di rumah, terutama ketika berhadapan dengan Irene karena tak menunjukkan gerak-gerik aneh selayaknya orang ada beban. Namun, dia sudah mengatakan kepada Irene sebelumnya kalau hari ini dia berniat tidak pergi ke kantor atau mendatangi salah satu unit usahanya dengan alasan tubuh merasa letih dan bisa mengerjakan pekerjaan dari rumah. Sebagai istri, tentu saja Irene tidak melarang keputusan Marco sedikitpun karena dia memang kerap melakukan pekerjaan dari rumah. Hal tersebut tentu lebih disukai oleh Irene karen

