Bab 63 Main Di Siang Bolong

1716 Kata

Untuk beberapa saat ruangan itu berubah hening karena tangan Marco yang menutup mulut Irene agar tidak mengeluarkan desahan kuat sehingga didengar oleh Mbak Yuli. Namun, nyatanya usaha itu hanya bertahan sebentar karena tangan Marco terlepas membekap mulut dan disibukkan menggerakan pinggul untuk melakukan tugasnya dengan benar. Justru, kini Marco pun ikut mendesah bersama Irene yang tentu berlaku sama. Alhasil, Marco pun mengabaikan desahan Irene yang semakin jadi dan tak jarang melakukan ciuman di bibir itu sehingga berganti dengan suara kecapan dari keduanya akibat saling melumat. Mereka melakukannya dengan beberapa posisi untuk menambah seni saat b******a agar semakin membakar gairah. Namun, tetap saja posisi yang paling disuka oleh Marco maupun Irene adalah posisi di mana Irene berada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN