Acara perdata ulang tahun Inez sudah berjalan lima belas menit, berbagai ucapan selamat ulang tahun sudah Inez terima dari teman-temannya, tapi cewek yang sedang memakai pakaian dress selutut berwarna merah merona dengan dipadukan flatshoes itu masih berdiri gundah dan melongokkan wajahnya ke sana ke mari. Masalahnya hanya ada satu, Cakra belum datang. Beberapa kali Inez mengecek jam tangan yang melingkar dipergelangan tangannya, waktu semakin bergulir. Tapi, Inez belum melihat batang hidung Cakra. Hal itu semakin membuat Inez cemas sekaligus kesal. Semakin malam, acara ulang tahun Inez semakin meriah saja. Apalagi dentuman suara music DJ dan penyanyi pendatang baru yang Inez sewa semakin meriahkan suasana. Tapi, si pemilik acara tidak sedang bersenang-senang. Inez gundah gulana, peras

