Apa yang Inez katakan rupanya tidak sesuai sama yang cewek itu lakukan. Bukannya berbelok ke kiri untuk ke toilet, Inez malah mengambil jalur lain. Ia berjalan di tengah koridor seorang diri karena kelas lain masih pelajaran. Sampai akhirnya, Inez memilih untuk pergi ke kantin. Mendadak saja perutnya kepengin makan pempek. "Nggak ada salahnya kan pergi ke kantin?" Inez bergumam pelan, kakinya pun dengan cepat melangkah menuju tempat itu. Tentu saja kantin lagi sepi-sepinya! Inez tidak akan kesulitan hanya untuk memesan satu porsi pempek. Inez pun akhirnya memilih bangku paling ujung ketika pesanannya sudah datang. Inez memakannya dengan lahap. Ia fokus pada pempek di mangkuknya, hingga tanpa sadar seseorang tengah duduk di hadapan Inez. Cowok dihadapan Inez tersenyum melihat Inez yan

