Part 18

1812 Kata

Stela dan della pergi kecafe dekat rumah stela. Walaupun dekat mereka tetap mengendarai mobil kesananya. Orang kaya mah bebas. Sampai dicafe stela dan della langsung masuk kedalam cafe.  Stela melihat kearah ujung pojok cafe, seorang yang sangat familiar dimata stela. Duduk sendiri dengan aura raut wajah yang sedih. Matanya menatap luar dengan tatapan kosong. "Itu aurora bukan ya?" batin stela bertanya. Della menepuk pundak stela karena dari tadi stela melamun melihat ujung pojok cafe. "Kau kenal?" tanya della. "Tidak asing mukanya" balas stela. Stela berjalan menuju ujung pojok cafe itu, della mengikuti stela dari belakang. Begitu dekat stela baru yakin kalau stela memang mengenalnya. "Ara." panggil stela. Della cukup terkejut stela memanggil nama temannya itu dengan sebuatan 'a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN