26: PENCULIKAN

1647 Kata

07.45 malam. Sebentar lagi Yusuf pulang dari pengajian malam seninnya yang memang diadakan habis isya’. Aini dan anak-anak perempuan mereka sudah siap dengan makan malam. Tinggal menunggu Yusuf dan anak-anak lelakinya. Tak lama terdengar suara pintu terbuka dari depan. Aini beranjak dari ruang tengah, tempat prasmanan mereka. Tapi yang menyambutnya bukanlah Yusuf yang biasa. Pria itu menyambutnya dengan wajah tegang, kali ini. “Aini, suruh anak-anak keluar. Yang lain sudah aku titip ke beberapa tetangga. Jangan ada mereka di sini.” “K-kenapa...?” “Tim Patrol sudah merazia pemuda kampung sebelah. Mereka sedang menuju ke sini.” Kalimat terakhir seperti tanda bagi Aini. Tak ada waktu lagi. Ya, benar-benar tidak ada waktu lagi. Kemudian ia segera bergerak; mengungsikan anak-anak perem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN