BAB 42

1778 Kata

Rafael tengah duduk di ruang keluarga, sejak tadi ia memandangi ponselnya. Namun, ia tak juga mendapatkan telpon dari istrinya, Shofie dan Tari pun tidak mengangkat telpon mereka, kemana dua wanita itu membawa Mayra selarut ini, membuat Rafael frustasi dan melupakan makan malam, Kiran dan ibunya duduk di kursi yang berada di sisi berbeda, menatapi Rafael yang tengah mengacak rambutnya dan sesekali uring-uringan tidak jelas. Sekali lagi ia menelpon Mayra. Namun, Mayra tak mengangkatnya, hampir saja ia membanting ponselnya, untung saja Yanmi mencegahnya dan membuat anak asuhnya itu tenang. "Sabar, Nak, sebentar lagi istrimu pasti akan kembali." kata Yanmi, mengambil ponsel anak asuhnya dan menaruhnya di atas meja. "Bagaimana aku mau sabar, Yan, ini sudah hampir jam 11 malam, tapi istriku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN