Langit tiba-tiba terlihat mendung bagiku sekarang. Aku tengah terburu-buru menuju rumah sakit dimana Nasya dirawat. Ya, Nasya. Aku baru saja menerima kabar bahwa istriku itu kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit. Ingin rasanya aku merutuki diriku sendiri. Andai aku tidak pergi tadi, mungkin Nasya akan baik-baik saja sekarang. Tapi semua sudah terjadi, penyesalan sudah tiada guna lagi sekarang. Dalam hati aku hanya mampu berdoa dan terus beristighfar berharap istri dan calon anakku baik-baik saja. Kini aku sudah tidak bisa tenang lagi dalam langkahku. Pikiranku sudah tidak karuan. Aku sangat khawatir dengan keadaan istri dan juga calon anakku. Aku belum tahu apa yang membuat Nasya kecelakaan di rumah. Yang pasti aku hanya ingin segera sampai di rumah sakit dan mengetahui bagaimana kea

