Nasya POV Pagi ini cuaca begitu cerah. Tapi rasanya aku malas sekali bangkit dari tempat tidur. Huft.. mungkin badanku sedang kurang sehat. Atau bisa jadi karena kemarin aku hujan-hujanan. Entahlah.. Karena hal itu juga hari ini aku sama sekali tidak mengurus kebutuhan Mas Nizar. Sebenarnya Mas Nizar sudah menawarkan untuk mengantarku ke dokter tapi aku enggan. Cukup sekali saja aku merasakan menjadi seorang pasien. Sungguh, itu sangat tidak nyaman. "Kamu beneran gak pa-pa aku tinggal? " Tanya Mas Nizar saat hendak pergi bekerja tadi pagi. "Engga pa-pa Mas." Jawabku. "Yaudah, kalo ada apa-apa langsung telfon aku ya. Aku usahain pulang cepet hari ini. " Sedikit kata-kata Mas Nizar itu membuatku senang. Ya, entah kenapa kalimat yang keluar dari bibir Mas Nizar pagi ini begitu manis

