39. Nizar POV

1386 Kata

Sekarang sudah tercecer beberapa tes kehamilan dari berbagai merk di atas meja. Ya, Aku benar-benar menuruti perkataan Ibuku untuk membeli tespack. Dan yang aku bingung saat pulang tadi, Nasya terlihat bahagia sekali karena terus tersenyum walaupun wajahnya masih kelihatan pucat. Aku juga tidak tahu apa yang terjadi ketika aku meninggalkan kedua perempuan yang sangat penting dalam hidupku itu. Entahlah, aku tidak ingin terlalu memikirkan soal itu. Mungkin Nasya bahagia karena bisa bertemu Ibu kembali dan begitupun sebaliknya. Yang menjadi pikirkanku sekarang, untuk apa itu tes kehamilan? "Ya Allah Zar, ini kok banyak banget?" Tanya Ibuku. "Eemmm iya Bu, aku bingung tadi. Mau telpon Ibu lupa gak bawa handphone. Yaudah aku beli semua merk aja." Ucapku seadanya. Ya begitulah kenyataann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN