40.

2115 Kata

Nasya merasa sangat senang semenjak mendengar kabar bahwa dirinya sedang mengandung. Sejak kemarin tak henti-hentinya dia mengusap perutnya yang terlihat masih rata itu. Sungguh, Nasya terkadang masih tidak percaya bahwa di perutnya terdapat nyawa didalamnya. Dia yang masih bisa dibilang sangat manja pada Nizar itu akan segera memiliki seorang bayi yang nantinya harus dimanjakan juga oleh Nizar. Entahlah, mungkin seiring berjalannya waktu Nasya harus berusaha untuk bisa merubah sifatnya dan bisa berbagi Nizar dengan anaknya nanti. Lucu memang jika dibayangkan, Nasya akan menjadi seorang ibu tapi masih mengharap dimanjakan oleh suaminya. "Dek.. " Panggil Nizar melihat keberadaan istrinya di halaman belakang. "Iya Mas? Kenapa? " Tanya Nasya sambil menengok. "Emmm dasi item aku dimana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN