Sean duduk di kursi sambil memandang kaca yang memantulkan bayangan dirinya. penampilan hari itu, sangat luar biasa dan tak ada celah sama sekali. Sesekali, ia memuji ketampanan yang melekat pada wajahnya. Beberapa karyawan Graham Company dengan terang-terangan mencuri pandang ke arah Sean, bahkan ada yang mengambil gambarnya dengan diam-diam. Dulu, sewaktu ia sering datang ke perusahaan itu, tak banyak gadis yang menggilainya. Akan tetapi, sekarang keadaannya berubah. Kenapa bisa menjadi seperti ini? pikir pria itu sambil menopang dagunya. Jazlyn yang melihat Sean dari jauh, langsung berjalan mendekat ke arahnya. Gadis itu melihat aura pink merona di seluruh tubuh pria itu. langkah kakinya di pelankan sambil mengamati sekitar. Tampak para gadis terlihat memiliki gelagat aneh. Mereka s

