Episode 68

1558 Kata

Jazlyn sudah berdiri di depan rumah sederhana milik Lucy. Rumah itu adalah tempatnya untuk singgah, meskipun hanya sementara. Hanya kehangatan Lucylah yang mampu menembus hati gadis itu. Andai saja wanita tua itu ada, pasti rasa lelah dan letih akan menghilang seketika. Ketika Jazlyn hendak membuka handle pintu, benda berwarna coklat itu sudah terbuka terlebih dahulu. Tampak wanita tua yang sangat dikenalnya, siapa lagi kalau bukan Lucy. Mata gadis itu langsung berbinar cerah dan memeluk seketika. “Lucy!” girang Jazlyn sambil tersenyum lebar. Hangat dan nyaman, seperti kembali ke rumah di sambut oleh keluarganya. “Jazlyn,” panggil Lucy lirih. Ia sangat senang saat bebas dan bisa memeluk gadis itu lagi, bahkan tinggal bersamanya. “Kita masuk terlebih dahulu,” ajaknya sambil melepas pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN