Sean duduk di dekat perapian sambil membaca sebuah teks pesan dari seseorang. Rona wajah bahagia begitu kentara disetiap sudut wajahnya. Ia tak menyangka bahwa Jazlyn mengajaknya pergi malam ini untuk melihat kembang api dalam pergantian tahun baru. Bisa di katakan, ajakan itu merupakan kencan kedua untuk mereka. Itu asumsi dari Sean sendiri. Terlalu percaya diri, bukan? Pria itu mengulas senyum sehingga kadar ketampanannya naik menjadi lima kali lipat. Pancaran wajah yang berseri itu membuat para pelayan wanita terpesona karena baru kali ini melihat Sean berbinar. Bagi mereka, pemandangan itu sangatlah langka. Meninggalkan Sean yang tengah berbunga-bunga, beralih ke Aldrich. Pria itu sedang menatap jam yang terus berputar. Tangan kanannya memegang dagu, sementara tangan kiri mengetuk

