Bagian 24

1670 Kata

Sepanjang malam yang bisa wanita ini lakukan hanyalah menangisi kesedihan dan kemalangannya. Mate yang sudah ia tunggu malah menolak kehadirannya hanya karena Cila berasal dari kaum mermaid. Sang ibu tentu merasa terheran-heran ketika putrinya tak kunjung keluar kamar. Bahkan Cila juga melewatkan makan malamnya. Tak ingin terjadi hal buruk pada sang putri, wanita paruh baya itu pun menuju ke kamar Cila. Cila yang masih menghabiskan waktunya di atas tempat tidur pun tampak mengusap pipinya dengan kasar ketika mendengar ketukan di pintu. Lalu, dia pun melihat jam di dinding, hari sudah malam. Cila menatap penampilannya yang berantak lebih dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk menuju ke pintu. Sang ibu menatap putrinya dari atas hingga bawah. Cila sama sekali belum mandi sejak terakhir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN