Dela mengerutkan kening, menatap putra semata wayangnya yang sibuk mengoleskan selai coklat cukup lama sembari mencuri pandang pada sosok Alexa yang sibuk dengan isi piringnya sendiri. Berdeham pelan, tak hanya Elang, Alexa pun ikut mengangkat kepala yang sebelumnya tertunduk. Dan meletakkan atensi padanya. "Itu roti mau kamu oles sampai bolong, Lang?" Mengerjap, Elang seketika menundukkan kepala, menatap rotinya yang sudah diolesi selai coklat hingga cukup tebal. Nyaris menghabiskan seperempat isi botol selai. Meskipun dalam ukuran kecil. Tapi tetap saja itu berlebihan. "Hati-hati diabetes kamu." Kekeh Dela dengan gelengan yang menunjukkan ekspresi geli. Berdeham canggung, Elang segera melahap sarapannya. Fokusnya tengah buyar karena kepalanya terisi penuh oleh berbagai hal. Tapi, ya

