Mengerjap-ngerjapkan mata, Alexa berusaha untuk menyesuaikan penglihatan di tengah keremangan. Mengingat, kamar yang di tempatinya sekarang, selalu ia matikan lampunya jika akan tidur. Rasa haus yang mengusik membuat gadis itu terpaksa menjeda tidur lelapnya. Merubah posisi berbaring menjadi duduk, Alexa merangkak turun dari atas kasur. Sebelum kemudian berjalan pelan agar kakinya tak tersandung atau menabrak apa pun. Meraba dinding, tangannya segera menyalakan lampu saat berhasil menyentuh saklar. Mencuri pandang pada penunjuk waktu yang tergantung di dinding kamar, ternyata menunjukkan pukul satu dini hari. Meraih kenop pintu, Alexa membuka pintu kamar dan mengayunkan langkah menuju dapur. Dia lupa menyiapkan air minum yang biasa diletakkan di atas nakas samping tempat tidur. Suasan

