Seumur-umur, Elang tak pernah memegang sapu. Tapi sekarang, dia tengah membungkuk. Sibuk menyapu kulit kacang yang di lempar secara sembarangan oleh Alexa. Setelah perdebatan dan segala drama yang sebelumnya terjadi. Elang tak berkutik, jika Alexa berniat pulang ke rumah Opa Cakra. Yang benar saja? Bisa gawat jika para orangtua tau, rumah tangga mereka sudah terjadi huru-hara, padahal belum ada seminggu menjadi suami-istri. Menelan segala ego yang selama ini Elang junjung tinggi. Pria itu akhirnya mengibarkan bendera putih secara tak kasat mata pada Alexa. Sebagai tanda menyerah. Jadwal mengurus rumah sudah ditentukan. Elang mendapat bagian beres-beres rumah sepulangnya dari kantor. Sementara Alexa mendapat jatah mengurus rumah sedari pagi hingga Elang kembali. Tapi itu hanya berlaku

