Awalnya, Alexa berusaha mengabaikan. Tapi, lama-kelamaan, rasa sakit itu mulai mengusiknya. Dia bahkan tak fokus dengan apa yang Elang bicarakan. Apa sebaiknya, dia ganti wedges pemberian Cinthya dengan sepatunya saja ya? Alexa baru saja berniat melakukannya saat ingat. Sepatu miliknya berada di paper bag yang dibawa Cinthya. Wanita itu gemas karena sebelumnya Alexa ragu-ragu memakai wedges pemberiannya. Jadi, dia menyita sepatu Alexa. Astaga, bagaimana sekarang? "Kenapa?" "Hah?" Mengerjap, Alexa yang tak begitu fokus dibuat terkejut, saat Elang melempar tanya tiba-tiba. "Lo kenapa? Sakit?" "Oh, bukan." Alexa kesulitan menjawab. Usai makan siang, Elang menawarkan diri untuk mengantarnya pulang. Pria itu bilang, sebagai tanda terima kasih, karena sudah bersedia menemaninya. "Al?"

