Istri Badung - 69

1401 Kata

"Hah? Apa? Di setujui?" Elang tercengang tak percaya, dengan apa yang baru saja didengarnya. Saat ini, dia bak tengah di ruang persidangan. Dengan keriga ayah angkat Alexa yang menjadi pengadilnya. "Kenapa ekspresi kamu seperti itu anak muda?" Bimo memicingkan mata sembari bersedekap tangan. Sejujurnya kesal dengan reaksi yang Elang perlihatkan usai mendengar jika mereka, pada akhirnya, setelah menimbang berbagai hal dan sangat hati-hati. Memutuskan untuk memberi restu pada pemuda itu. Tapi ekspresi Elang membuatnya kesal. Bukankah pria itu seharusnya kegirangan? Atau setidaknya melakukan sujud syukur? Jika ada beberapa tetes air mata, itu jauh lebih bagus untuk mendramatisir keadaan. Membuat suasana menjadi penuh haru. Sayangnya, semua skenario yang sempat bercokol di kepala Bimo,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN