"Saya akan menikah dengan Randika," ucap Fahira. Napas Arie seakan tercekat di tenggorokan. Ia terdiam dan tidak tau harus bagaimana. Ia pikir Fahira bisa membereskan semuanya tanpa masalah. "Hah, Anda tenang saja. Tidak perlu memikirkan hal ini karena ini sudah menjadi konsekuensinya. Yang penting tugas saya sudah selesai dan pernikahan mereka sekarang batal. Lalu bagaimana hubungan Anda dengan Rosseta? Apakah kembali membaik?" "Dia tidak menjawab telepon saya," "Mungkin kah dia menghindar?" "Tapi untuk apa dia menghindar?" "Ntahlah," "Hah, ya sudah. Sampai jumpa," Tut. Panggilan terputus. Fahira menatap layar ponselnya dengan datar. Ia segera mengecek saldo rekeningnya dan benar saja. Arie sudah mentransfer sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan waktu itu. Fahira mendesah pela

