Bab 15

1375 Kata

Suara riuh tawa kecil Elary memenuhi ruang keluarga mansion keluarga Aarav. Gadis kecil itu sedang mendengarkan kisah lucu yang di ceritakan oleh sang ayah. "Dan akhirnya... kelinci kecil itupun hidup bahagia bersama kedua orang tuanya." Elardo menutup cerita sore tersebut dengan perasaan bahagia. Ia bahagia bisa menghabiskan waktu bersama putrinya, meski tak bisa sepenuhnya bisa membuat Ryu menerima dirinya. Ia akan bersabar menunggu. "Kenapa kau terlihat murung princess?" Elardo menatap heran sang anak. Elary tak tampak senang dengan akhir kisah kelinci kecil yang malang. Gadis kecil itu mengerucutkan bibirnya lalu merebahkan kepala kecilnya di paha sang ayah. "Kelinci lebih beruntung dariku dad," ucap gadis itu semakin muram. Elardo mengernyit semakin kebingungan. "Kenapa kau ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN