Bab 33

1393 Kata

"Kau yakin pria itu membawa nona Elary kemari?" tanya Harto melirik Sultan yang tengah mengisi amunisi di sampingnya. Sultan balas dengan memberikan lirikan maut dari kedua mata elangnya. "Gunakan kedua matamu dengan benar. Lihatlah titik terakhir lokasi tempat pria breng sek itu berhenti. Tepat di gudang tua ini," jawab Sultan dengan nada sewot. Entah apa yang terjadi dengan pria itu, tak pernah Sultan ogah-ogahan dalam melaksanakan tugasnya. Terlebih bila tugas itu atas perintah Pelangi. Apakah semua ada hubungannya dengan si Mozarella? Hartono melirik sang rekan melalui ekor matanya. Ia mulai curiga sang rekan mengalami penyakit hati. Demam cinta namanya. "Jangan melirikku seperti itu Hartanti!" Sultan mendelik galak. Hartono melebarkan bibirnya menahan kesal. "Apa kau akan menggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN