Bab 21

1840 Kata

Setelah berusaha keras menahan kantuk, akhirnya Elardo menyerah juga. Pria itu tertidur pulas sambil memeluk tubuh mungil Ryu. Setelah momen haru, keduanya memutuskan untuk berbicara dari hati ke hati. Ryu lelah memelihara dendam, ia lelah harus bersikap dingin untuk membentengi hatinya, dari pesona pria yang telah sah menjadi suaminya itu sejak lima tahun lalu. Entah sejak kapan rasa itu muncul, yang jelas setelah kehamilannya semakin menuju detik-detik persalinan. Ryu kerap kali berharap Elardo datang lalu meminta maaf serta memohon pengampunan darinya. Sayang, pria itu masih terkungkung dalam penyesalan panjang di kastil tua miliknya. Berharap gulungan ombak membawa Ryu nya kembali dengan segala harapan gila. Ryu tak mengetahui, bila Elardo mengalami separuh gangguan mental semenja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN