Bab 20 : Sang Pengendali

4001 Kata

Lelaki itu duduk di kursinya dengan marah. Tak berniat menyembunyikan murkanya pada seseorang yang berdiri kaku di hadapannya kini. “t***l! Kalian semua memang t***l termasuk kau, Malinggi! Kerja anak buahmu apa saja, heh? Cuma molor dan minta duit padaku?! Cih, dari dulu memang tak ada satupun yang bisa aku andalkan dari kalian.” Wajah Malinggi bertambah muram. “Aku tidak memperhitungkan jika mereka menyerbu masuk, membunuh anak buahku dan mengobrak-abrik gedung dengan bahan peledak, segalanya terjadi di luar kendali.” Suara gebrakan meja memenuhi ruangan mewah tersebut. “Yang kau bilang mereka itu hanyalah lima tikus busuk yang harusnya gampang kau singkirkan. Apa masalahnya? Tembak habis, sisakan si Hartanto untuk kueksekusi sendiri!” napasnya terengah, sibuk memaki. “Bego! Malah kali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN