"Waduh masa Pak Gunawan yang sabar dan suka melucu bisa ngamuk juga Mas?" Silvi kaget saat mendengar Rafli bercerita bagaimana suara Gunawan menggelegar sampai terdengar ke kubikelnya saat marah pada Restu. "Ngeri tadi suaranya, semua dengar, kan pintunya nggak ditutup rapat, dia sok jago aja masuk sembarang nggak lewat Mbak Dewi sekretaris Pak Gun, kami yang di luar nggak tahu sebenarnya apa yang terjadi tahunya suara menakutkan Pak Gun tiba-tiba keras terdengar, trus saat hendak pulang aku kan terakhir tadi jalan di belakang Pak Gun, beliau noleh trus menungguku hingga kami berjalan beriringan, lalu bilang gini, aku hanya ingin memberi penghargaan sesuai kinerja karyawanku, juga mempertimbangkan agar dia nyaman bekerja di tempat baru dan tidak selalu terganggu dengan masalah pribadi kal

