Silvi terlihat lelah masuk ke rumahnya, ia melangkah pelan dan menemukan Rafli yang telah tertidur nyenyak. Gerakan pelan Silvi hanya ingin agar suaminya tetap tidur dengan nyenyak, lalu ia membuka seluruh bajunya dan melangkah ke kamar mandi. Dingin air yang mengalir dari shower membuatnya segar, ia gosokkan shampo ke kulit kepalanya, lalu sabun ia usap ke seluruh tubuh dan membilasnya hingga bersih seluruh badannya. Sambil memejamkan mata Silvi membilas rambutnya berusaha membersihkannya dari sisa-sisa busa shampo. Dan ... pintu kamar mandi terbuka Silvi menoleh, ia menemukan Rafli yang tak menggunakan apapun. Memeluknya dan menciumi bahu terbuka Silvi, menggigit pelan bahunya hingga sedikit terasa sakit. "Ssshhh ih, Mas ini, Mas kok ikut masuk sih?" "Lah aku nunggu kamu, malah ketidur

