Keesokan harinya, setelah semua persiapan selesai, Ansel dan Jessica segera saja meninggalkan kamar mereka. Berapa orang petugas hotel turut membantu membawa barang mereka, bahkan ada juga yang merasa kehilangan keduanya. Hal itu wajar saja, Ansel dan Jessica sudah cukup lama tinggal di hotel tersebut, dan mereka juga dikenal sebagai pengunjung yang begitu ramah. Yah ... walau wajah Jessica yang kerap kali tidak terlihat bersahabat, akan tetapi dia juga tidak sungkan memberikan senyum kepada para petugas hotel yang melayaninya. Baik ... kembali lagi pada kondisi saat ini. Jessica dan Ansel sudah berada di dalam mobil. Mereka menyewa pelayanan hotel untuk mengantar mereka ke bandara, hak itu juga agar tidak perlu terlalu sibuk memesan taksi. “Jessica,” tegur Ansel pada saat mobil sud

