Saat Frustasi Menyerang

2168 Kata

                          Daniel berjalan sendirian di tengah hutan yang masih gelap gulita itu. Ia memutuskan untuk pergi setelah diusir oleh teman-temannya, meskipun Mr. Paul berusaha menahannya agar tetap bersama menunggu bantuan di dekat tebing. Tapi, pemuda itu terlalu takut dan tidak tenang dengan tatapan teman-temannya yang terang-terangan menatap tidak bersahabat pada pemuda malang itu. Christ dan Rebecca pun tidak bergeming dan menahannya, karena keputusan anak-anak sudah bulat. Keputusan yang dipimpin oleh Mr. Betran yang mengatakan kalau Daniel akan membahayakan anak-anak lain kalau Daniel tetap bersama rombongan. Apalagi Setelah insiden yang terjadi di danau hitam tadi. Samar-samar suara bisikan membuat Daniel yang melangkah tidak tentu arah itu menoleh kanan-kiri. Ia menger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN