"Gue nggak tahu hubungan gue sama Rani harus gimana, No." Nino yang sedang menyetir jadi menoleh mendengar suara Ardhan terdengar frustasi. Baru kali ini Nino melihat Ardhan dengan kondisi yang kacau. Namun, bagaimanapun sekarang kondisinya Ardhan sedang mencoba untuk profesional bekerja meski rasanya sulit. Perjalanan dari Jakarta menuju Bogor untuk meeting bersama client membuat Nino menghela napas ketika Ardhan tidak fokus membaca materi untuk meeting. Sudah satu jam mereka di perjalanan, tapi yang Nino perhatikan sedari tadi adalah Ardhan yang diam, lalu sibuk dengan ponsel, diam lagi, sesekali beralih melihat berkas materi untuk meeting. "No, coba lo cari tau siapa yang nyebarin berita tentang hubungan gue dengan Rani? Heran gue, sampe berita gue bawa Rani ke orang tua gue aja udah

