[Flashback on: lima belas tahun yang lalu] Taman sore ini terlihat ramai. Banyak orang yang berkunjung bersama keluarga, teman dan orang-orang terdekat mereka. Mereka terlihat bahagia, bermain dengan tawa yang menghias wajahnya. Berbeda dengan anak laki-laki yang sudah satu jam duduk di kursi panjang taman itu terlihat murung. Dia memerhatikan orang-orang yang tertawa lepas, diberikan kebebasan untuk berinteraksi dengan teman-teman sejawat, kehangatan dalam setiap obrolan yang terlihat menyenangkan sekali. Satu pertanyaan yang terlintas di benak anak laki-laki kisaran usia sepuluh tahun itu: Kapan aku merasakan semua itu? Anak laki-laki yang masih setia duduk di kursi taman itu adalah Ardhan. Ardhan Hastanta. Usianya sudah menginjak tahun ke sepuluh. Namun, hari-harinya terasa membosanka
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


