DUA PULUH ENAM

1053 Kata

"Hay kau berani-beraninya menyakiti Catline." desis Adeks dan langsung mengambil senapan dari salah satu bodyguardnya. "Kau berani menembak ku, maka Catline akan mati ditangan ku." ____________________ Jessy yang berada di samping Jeremy, kemudian memundurkan langkahnya. Dan tepat dibelakangnya ada lemari kaca yang menyimpan berbagai senjata tajam. Karena memang Adeks mengoleksi berbagai benda tajam, dan menaruhnya di lemari kaca. Semua orang yang berada disana tak memperhatikan apa yang dilakukan Jessy. Begitupun dengan Jessy, ia mundur dengan perlahan hingga tidak menimbulkan suara apapun. Tinggal beberapa langkah lagi Jessy sampai pada lemari kaca tersebut, dibukanya lemari itu dan mengambil satu pistol, dan tak lupa peluru. Jessy memasukkan peluru tanpa menimbulkan suara apapun. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN